Postingan

Menampilkan postingan dengan label indonesian

Prospek usaha nasi jamblang

Gambar
  Search for: Prospek usaha nasi jamblang Prospek dari usaha nasi jamblang sendiri dapat dikatakan sangat bagus juga nampak cemerlang. Usaha yang menjual kudapan dari cirebon dengan rasa yang menyatu dengan lidah masyarakat Indonesia memang beprospek cukup bagus apabila dijalankan di Indonesia . Dengan sentuhan kreatifitas dan inovasi membuat olahan nasi jamblang semakin menguntungkan juga akan disukai banyak orang. Meski bisnis nasi jamblang masih terbilang baru namun antusias masyarakat akan usaha makanan cirebon ini sangat besar. Hal ini dapat dilihat saat berjualan nasi jamblang banyak sekali konsumen yang berdatangan. Sehingga prospek usaha nasi jamblang sangat bagus dan cukup cemerlang. Pilihan usaha nasi jamblang tentu dapat diambil sebagai salah satu bisnis berprospek yang bagus.

Nama Nasi Jamblang Tidak Ada Kaitannya dengan Tumbuhan Jamblang

Gambar
  Banyak yang mengira jika kuliner ini, disebut-sebut berasal dari tumbuhan atau pohon jamblang. Namun ternyata, tidak ada kaitannya sama sekali. Diketahui jika kata ‘Jamblang’ diambil dari nama sebuah desa di sebelah barat Kota Cirebon, yaitu Desa Jamblang, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon. Desa ini merupakan sentra dari kuliner Cirebon yang khas.

Sega Jamblang ; Ajarkan Nilai Kejujuran. KOK BISA?!

Gambar
  Sega Jamblang (Nasi Jamblang dalam Bahasa Indonesia) adalah makanan khas masyarakat Cirebon. Nama Jamblang berasal dari nama daerah di Kabupaten Cirebon tempat asal pedagang makanan tersebut. Ciri khas makanan ini adalah penggunaan daun Jati sebagai bungkus nasi. Menu yang tersedia antara lain sambal goreng (yang agak manis), tahu sayur, paru-paru (pusu), semur hati atau daging, perkedel, sate kentang, telur dadar/telur goreng, telur masak sambal goreng, semur ikan, ikan asin, tahu dan tempe.Penyajian makanannya pun bersifat prasmanan. Sistem pembayarannya mengutamakan kejujuran. Tidak hanya penjual yang harus jujur, pembelinya pun ditanamkan untuk jujur pada setiap item makanan yang ia ambil. Biasanya penjual menerapkan pola pembayaran di akhir seusai pembeli menyantap makanannya. Pembeli tidak bersikap “darmaji” (dahar lima ngaku siji / makan lima mengaku satu). Inilah esensi filosofi dari sega jamblang. Menurut sejarahnya, sega Jamblang adalah makanan khas Cirebon ...